Seperti biasa, sore ini kita jalan-jalan keliling kompleks apartemen. Sekedar jalan aja, yang penting bergerak dan berganti udara.
Dan seperti biasa juga kita ketemu dengan seorang anak laki-laki, Jepang kelihatannya, lucu banget, chubby dan ramah. Sore ini dia sibuk dengan sepeda roda empatnya berkeliling apartemen.
Setelah 3 kali berputar, kita memutuskan untuk singgah di warung kelontong yang ada di lingkungan apartemen. Eh, kita ketemu lagi sama bocah Jepang nan chubby itu. Dia masuk ke warung bersama kakaknya (atau teman nya ?) yang baru saja pulang sekolah.
Nah pas di dalam warung dia langsung nunjuk-nunjuk sambil bilang
"Pokaru, Pokaru"
Aku bingung juga apa yang dimaksud dengan Pokaru. Maklum perbendaharaan bahasa Jepang ku terbatas pada Arigato, Gambatte..
.
Sambil menunggu dibelikan pokaru sama kakaknya, tu bocah lari-lari sambil bilang Pokaru, Pokaru.. senyum pula tu bocah sama kita, seolah mau bilang aku mau dibeliin pokaru.
Setelah melihat apa yang dibeli kakaknya untuk si chubby itu, barulah aku ngeh apa yang dimaksud dengan pokaru itu... sambil berbisik ke Faris aku bilang kalau Pokaru itu Popcorn. Awalnya aku kira Pokaru itu merek permen, karena letak mesin popcorn di belakang sederetan permen 
Sambil tersenyum senang si Chubby membawa pokaru nya keluar warung