Hari ini, kebagian jatah nerima tamu untuk arisan
. Selama ini, waktu di Jakarta, mana kepikiran buat arisan. Selain waktu yang selalu tumpukan sama jam kerja, jarak peserta arisan yang terlalu jauh, dari yang senior bbbbbbbuanget sampai yang junior banget.
Arisan istri pegawai di sini pun sebenarnya selalu hari kerja. Dan selalu tidak ikut, walau mbayar arisan, uang konsumsi dan iuran bulanan
.
Hari ini, spesial, aku izin masuk setengah hari. Ikut arisan dan jadi tuan rumah. Berhubung konsep rumah minimalis, alias satu kursi bunk bed, satu meja tamu dan satu set meja makan, diputuskan untuk menggelar karpet. Dengan tambahan pinjaman karpet, ruang tamu dan ruang makan, menjelma jadi ruang kumpulan.
Sajian.. karena bukan ahli, dicarilah sajian yang mudah. Diputuskan, aku membuat yang manis dan teman satu lagi yang asin. Jadilah hari ini aku menyajikan bubur sumsum, bola-bola coklat, brownies dan bir pletok. Sementara temanku menyajikan kroket dan sosis solo
. Oh ya dapat satu tambahan dari Widy, bolu keju.
Acara arisan dibuka dengan beberapa pengumuman, kemudian dilanjutkan dengan presentasi, kebetulan jatahku presentasi, dan sudah ditentukan temanya : Pekerjaan Suami di kantor. Setelah presentasi kemudian, urusan bayar-bayar, narik arisan, makan dan ada pembacaan renungan, yang kali ini berisi tentang seseorang yang bernama Suyanto, yang demikian besar cintanya kepada istrinya.
Acara selesai jam 1100, para ibu pun membawa sajian yang masih ada.. Hah... senangnya berkumpul dengan para ibu.. karena gak cuma ngobrol.. Hm.. bulan depan boleh gak ya izin lagi untuk arisan, he.. he.. pletak !!