azazi's posts with tag: obrolan

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag obrolan
Posted by azazi on Feb 1, '08 10:29 PM for everyone

Tring, tring

"Good Morning, Mia. It's very hard wind here. I can not get good connection" wuzz, wuzzz, wuzz (suaranya timbul tenggelam, ditemani angin, kebayang aja gimana dinginnya) "The operation now is preparing for running casing" wuzz, wuzz... "How is Muscat ? Is it rainy"

"No. Just hard wind too"

"Oke, that is the current operation. Have a good day"

"Thank you, see you"

 


Posted by azazi on Feb 1, '08 12:15 PM for everyone

(nyoba hurufnya lebih kecil, enak gak bacanya)

Tiba-tiba, mas Dant nongol.. wah tumben lagi cuti nongol. Jadilah ngobrol sesaat.

Ternyata beliau tertunda kepulangannya ke Oman, karena pesawat ke Jakarta tertunda due to bad weather, so I rescheduled my flight, begitu katanya.

Dia sempet brebes mili, waktu mau berangkat, gak bisa pisah sama anaknya, untunglah (atau apa ya tepatnya ?) cuaca buruk, sehingga dia bisa lebih lama tinggal di Yogya bersama anak dan istrinya.

Ternyata... di balik suatu kejadian pasti ada suatu yang baik


Posted by azazi on Oct 20, '07 7:41 AM for everyone

Ini percakapan terjadi antara Adwa, anak teman kami, dan diriku ketika kita mengunjungi Museum Benteng Nizwa

 

Adwa, tahu nggak ini gambar apa” kataku sambil menunjuk gambar meriam

 

Adwa menggelengkan kepalanya

“Gak tau”

 

“Ini namanya meriam, buat menembak musuh”

 

Adwa terdiam sejenak sebelum menjawab

 

“Maryam teman Adwa di sekolah”

 

Nah loh… ada kesalahpahaman nih, sibuklah aku mencari padanan kata meriam supaya tidak disalahartikan menjadi Maryam

 

“Iya ini meriam, canon

 

“Iya tapi Maryam temen Adwa di sekolah”

 

Waduh.. repot nih, untungnya anaknya langsung mengalihkan perhatiannya kepada yang lain.

 

Gimana ya membunyikan meriam supaya bunyinya tidak terlalu sama dengan Maryam ?


Posted by azazi on Oct 19, '07 9:12 AM for everyone

Siang itu, selepas sholat Zhuhur dan menanti jam pulang (kejadiannya pas bulan Ramadhan), aku dan seorang rekan terlibat obrolan ala kadarnya soal kerjaan. Tiba-tiba, kakiku gatal, dan pasti digaruk lah, mosok dibiarin

"Gatal ya mbak ?"

Aku hanya mengangguk sambil tetap menggaruk

"Wah, itu tanda-tanda tuh"

Waks, aku berhenti menggaruk karena memang sudah nggak gatal dan penasaran aja sama kata tanda-tanda

"Iya, tanda-tanda pergantian musim tuh. Udah mau masuk musim dingin. Aku tiap musim dingin pasti gatalan"

"Kulitmu kering dan jadinya pecah-pecah ya"

"Iya, busikan (ini bahasa Jawa, bahasa Indonesianya mungkin bersisik). Kalau udah gitu kudu pake lotion. Cowok pake lotion, duh"

Aku cuma ngakak, soalnya gak cuma dia, aku aja suka males pake lotion. Ribet gitu loh, tapi kayaknya emang kudu pake, secara kulitku sensitif dengan perubahan cuaca.

"Emang dingin banget ya ?" tanyaku lebih lanjut

"Lumayan mbak. Cuma lebih dingin di lapangan. Jam 0900 pagi kita baru cek-cek, itu juga udah pake jaket tebel. Abis Ashar langsung ngangetin diri. Gak niat deh di luar kamar. Emang bukan salju, tapi angin. Tau sendiri di padang pasir.."

Wah.. kayaknya kudu siap-siap nih. Udah kulit sensitif, aku nya juga sensitif sama udara dingin, bisa biduran. Itu loh, gatal yang disebabkan alergi. Mudah-mudahan gak bermasalah deh


Posted by azazi on Oct 17, '07 6:02 AM for everyone

Apakah yang ditakutkan seorang istri dari sang suami ? Salah satunya berpaling kepada wanita lain .

 

Beberapa waktu lalu aku sempat mengobrol dengan seorang istri dan ibu dari 2 anak. Ibu ini baru beberapa bulan lah tinggal di Oman. Aku kenal dan tahu ibu ini karena ada acara kumpulan di rumah rekan. Kalau nggak ya belum tentu. Walau ngobrol, aku gak tau nama si Ibu, kacau emang, aku cuma tau nama suaminya .

 

Obrolan yang kita obrolkan adalah seputaran kebiasaan orang Oman. Agak salah sebenarnya si Ibu ini nanya ke aku, secara aku juga belum ada setahun tinggal di Oman. Tapi tetap aku layanilah sebatas pengetahuanku.

 

Kebiasaan yang dipertanyakan itu adalah apakah orang Oman selalu beristri lebih dari satu. Aku sih gak tau pasti apakah banyak orang Oman yang beristri lebih dari satu. Mahar yang harus dipenuhi oleh seorang pria, tidaklah murah. Paling rendah sekitar 125juta rupiah. Itu baru mahar, belum biaya pesta dan lainnya. Aku cuma bilang sama ibu itu, mungkin ada yang berpoligami, tapi gak tau juga sebagian besar atau tidak. Ada seorang teman yang punya 2 ibu, tapi kondisinya bagaimana, aku gak tau, karena  gak berani mengorek lebih lanjut. Tapi, ada juga teman yang dari cerita dan obrolannya, secara tersirat tidak mau dijadikan istri ke dua atau dijadikan istri pertama dari istri-istri yang lain.

 

Ketika saya katakan hal ini kepada si Ibu, pertanyaan selanjutnya adalah, katanya (agak repot kalau udah katanya), mereka suka punya semacam selir kalau di Jawa atau kalaupun tidak, mereka suka selingkuh ya. Gubraks ! Untuk pertanyaan satu ini aku cuma meringis, sambil bilang

 

“Wah kalau selingkuh atau punya simpanan mah gak mutlak orang sini, mbak. Siapa aja bisa”

 

Si Ibu juga tersenyum dan membenarkan apa yang aku bilang. Secara punya selingkuhan atau punya harem kan bukan mutlak orang-orang Jazirah, lah, di Endonesah, di beberapa tempat yang masih menganut sistem kerajaan, zaman dulu banget kan raja-raja nya punya selir… bukan gak mungkin tradisi itu masih ada, mungkin bukan selir, tapi jadinya poligami, alias beristri lebih dari satu, baik yang ketahuan atau enggak. Atau mereka punya teman yang muesra buanget.


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help