Pertama kali pegawai baru dateng, mereka dikenalin ke kita. Cuma karena mereka banyak, aku gak hafal semua.
Yang aku hafal pertama kali adalah Saif yang kerja bareng aku, dan anak asuhnya pak Niko, Ismail. Terus aku mencari tahu nama dua yang perempuan. Gak lucu lah, kalau aku gak tahu nama mereka, secara mereka cuma berdua. Akhirnya aku tahu juga yang mana Nourah, yang mana Nazha.
Nourah yang tinggi besar dan kerja bareng aku juga, cuma beda bagian, dan Nazha yang kurus, seorang reservoir engineer yang kalau ngomong cepetnya minta ampun 
Sisanya.. menghapalnya pelan-pelan. Mulai dari yang kerja sama Faris, namanya Muhammad. Terus ada yang menonjol banget, selain karena emang pinter dia juga tinggi besar, namanya Abdulaziz. Ada yang senengnya pake sorban, model pangeran Diponegoro (kita sih curiga kalau dia pengikut gaya Pangeran Diponegoro, secara Pangeran Diponegoro lahir jauh lebih dulu dari dia); namanya Hasan, cuma dia dapat julukan dari kita Pangeran Diponegoro
.
Kemudian, ada satu yang pendek dan lucu. Aku gak tau nama aslinya siapa, tapi dia punya nama persis orang Jawa, Wardi. Jadilah aku tau kalau dia namanya Wardi
.
Terakhir, yang satu ini aku bener-bener nggak tau siapa namanya dan gak bisa mencari ciri khasnya, secara dia umum banget. Tingginya umum, pakaiannya biasa, pake dasha dan khumma. Kalau bukan karena email yang suka dikirim ke kita semua, aku gak tau namanya. Tapi, err.. siapa ya namanya ?
. Setelah dilihat kembali, namanya Yaqoub.. 